Anies = Miskin Etika, Miskin Kinerja

 


Perjalanan Anies Baswedan : kutipan seorang netizen kecewa


Pertama Jokowi menjabat Gubernur DKI, Anies bilang “pencitraan”, karena Jokowi suka blusukan, abis itu pas Jokowi nyapres, anies deketin Jokowi trus jadi timses setelah dia kalah konvensi capres di Demokrat, di kampanyenya Jokowi, anies selalu bilang Jokowi “orang baik” yang harus diperjuangkan jadi presiden, Jokowi jadi presiden anies dapat jabatan Menteri, 2 tahun kemudian, anies dipecat, anies jadi gelandangan politik, gak lama setelah itu anies dipungut Prabowo buat nyagub, ngegusur Sandi yang tadinya cagub jadi cawagub, kenapa sandi digusur? Karena kata JK klo anies yang jadi cagubnya pasti menang, Prabowo terpengaruh, kenapa Prabowo terpengaruh, karena parbowo pingin revans di DKI dari pengkhianatan Ahok, psikologi ini yang di lihat oleh JK. Kenapa Prabowo terima tawaran JK? Karena ada janji biaya kampanye ditanggung berdua, karena anies jelas gak punya duit.




Diperjalanannya elektabilitas anies gak naik-naik, kalah jauh dari ahok dan ahy, hingga menjelang hari pencoblosan elektabilitas anies hanya menempati urutan ketiga, elektabilitas yg mentok ini membuat pihak JK berpikir ulang untuk terus mensupport anies. Gejala ini tercium oleh gerindra, maka pimpinan gerindra putar otak bagaimana cara mengatasinya elektabilitas anies yang tidak naik-naik itu. Di Gerindra kita percaya bahwa polling itu tidak sepenuhnya benar, banyak bolongnya, maka ditawarkanlah konsep man to man marking di rt-rt. Aku yang sudah terbiasa main data, di kontak dan ditanya bisa dapatin data lengkap rt-rt di DKI gak plus komposisi penduduknya lelaki dan perempuan. Aku sanggupi, aku siapkan dan aku serahkan. Cuma sampai disitu.


Sebulan kemudian, aku dapat message untuk bergabung dalam satu aksi yang diberi nama ROEMAH DJOEANG. Tim terbentuk, pemetaan dimulai, lalu pembagian arena perjuangan pun dilakukan, aku kebagian mengelola Karet Tengsin dengan cakup sebesar 71 RT. Semua proses berjalanan dengan ketat, proses ini adalah untuk menjawab permintaan Prabowo, bahwa mampu gak kalian membalikkan hasil polling itu.. setelah bekerrja sekian lama, saat itu pak Pius sebagai panglima Roemah Djoeang mengumpulkan tim dan rapat, pada tanggal tertentu kita akan putihkan senayan, kumpulkan simpatisan anies-sandi yang sudah kalian garap pada tanggal tersebut, minimal 100.000 ribu simpatisan, jika itu tercapai atau lebih maka diatas kertas anies-sandi sudah menang walaupun harus terjadi 2 putaran. Dan alhamdulilah putihkan senayan atau Jakarta itu melebihi target, hasilnya sudah dirasakan bersama.


Jadi Anies gak usah jumawa dan merasa hebat, you have no electability before, without Gerindra, without Roemah Djoeang you are nothing.

🙏🙏🙏




Ahmad Muzani Turut Bicara Soal Pemimpin Masa Depan. 

Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani mengingatkan rakyat untuk memahami kualitas, kapasitas, dan kapabilitas setiap calon pemimpin yang akan dipilihnya.


Karena di era demokrasi yang modern ini, ada banyak cara bagi seorang calon pemimpin untuk mempertunjukkan pencitraannya.


Daripada kepedulian dan pengetahuannya tentang masalah yang sesungguhnya dihadapi rakyat.


“Hari ini ada kecenderungan bahwa kita dipertontonkan dengan calon-calon pemimpin yang hanya memenuhi kepuasan rakyat sesaat.”


“Misalnya dengan membuat fasilitas yang hanya menjadi tempat-tempat selfie.”


“Dengan cara-cara seperti itu, maka hampir semua sisi negatif dari calon pemimpin itu tidak kelihatan,” ujar Muzani.


“Dan saat ini semua calon pemimpin akhirnya memilih jalan itu, tanpa betul-betul memahami apa yang menjadi masalah bangsa hari ini, apa yang menjadi masalah substansi dan kebutuhan rakyat saat ini.”


“Ketika rakyat memilih calon pemimpin seperti ini, pada akhirnya harapan rakyat menjadi fatamorgana.”


“Karena ketidakmampuan pemimpin tersebut untuk menjadi pemimpin yang ideal,” imbuh Sekjen Partai Gerindra itu.


Menurut Muzani, Indonesia ke depan harus memiliki pemimpin yang kuat dengan memahami permasalahan substansi kerakyatan dan ancaman global.


Ancaman resesi dan perang nuklir saat ini harus disikapi dengan cermat, karena implikasi dari perang Rusia-Ukraina saat ini sudah melanda negara-negara Eropa Barat.


“Tanda-tanda krisis akibat resesi sudah terjadi di Inggris. Orang mulai antri buat makan. Di Kota London, semua makanan harganya naik 25 persen.”


“Negara yang begitu luar biasa makmur dan kaya, tapi sekarang harga makanan sangat mahal. Biaya listrik naik 70 persen, air bersih naik 50 persen.”


“Dan di negara-negara Eropa Barat semua sekarang sedang menghadapi musim dingin. Suply gas yang selama ini dari Rusia sekarang ditutup,” jelas Muzani.


Itu sebabnya, lanjut Muzani, penting bagi Indonesia untuk bisa mengantisipasi dengan baik dari ancaman-ancaman resesi ini.


Partai Gerindra yang secara resmi telah mengusung Ketua Umumnya, Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada Pilpres 2024.


Tugas utama Partai Gerindra adalah selalu mengutamakan keadilan dan kesejahteraan rakyat.


Komentar

Postingan Populer