ATUM Institue: G-20 For Citizens Or Capitaliats


 ATUM Institue: G-20 For Citizens Or Capitaliats


Bismillahirrohmanirrohi


G-20 for Citizens or Capitalists ? 


Author by 

Abdurrahman Anton Minardi 


Great 20 ini negara-negara yang bertujuan memberikan kontribusi pemerataan ekonomi, peningkatan kesejahteraan dan menjaga perdamaian dunia. 


Isu yang ditangani tentu dari mulai HAM, edukasi, ekonomi, energi,  IT, lingkungan hidup, sampai dengan militer.  


Indonesia sebagai negara yang menganut Politik Bebas Aktif tetap menjaga independensi nya, Indonesia dapat berperan sebagai negara Pemrakarsa perdamaian misal dalam kasus Palestine dan Rusia-Ukraina, keamanan global termasuk IT Security, menstabilkan harga energi, kerjasama ekonomi politik untuk pemerataan ekonomi bukan kapitalisasi modal dan profit dan pelestarian lingkungan hidup. 


Ketika Indonesia aktif dan kreatif dalam forum internasional maka kepercayaan dunia akan meningkat kepada Indonesia, kepercayaan terhadap produk Indonesia juga akan meningkat sehingga ekspor Indonesia akan meningkat dan Rupiah currency Indonesia juga meningkat. 


Untuk itu perkuatlah produksi dalam negeri dalam semua bidangnya. 


Khusus kepentingan umat Islam seharusnya pemerintah dapat memaksimalkan perannya dalam meningkatkan ekonomi syari'ah, produk halal termasuk pariwisata halal, sebagai produsen ikut mendrive harga energi dunia, membela nasib umat Islam di seluruh dunia dengan meningkatkan kerjasama dengan negara-negara Muslim, lebih meningkatkan perannya dalam menangani berbagai krisis di negara Muslim baik ekonomi, politik dan militer, aktif untuk menyelesaikan persoalan Palestine dan segera memberikan pengakuan terhadap pemerintahan baru Afghanistan juga sikap yang jelas terhadap nasib umat Islam di Uyghur, Patani, Mindanau, Rohingya dan lain-lain. 


Bukan Cina atau Amerika yang kita jadikan standar kebijakan tapi Indonesia memiliki amanat konstitusi negara yang harus menjadi rujukan bagi pemerintahan dan masa depan negara dan dunia. Yang saat ini sudah banyak menyimpang dalam berbagai hal diantaranya seperti Ketuhanan Yang Maha Esa tetapi justru program pemerintah sering meyudutkan umat Islam dengan jargon radikal, fundamental dan teroris; Kemanusiaan yang adil dan beradab tetapi justru membiarkan praktek kehidupan yang tidak beradab seperti peredaran miras, free sex, LGBT dan kriminalisasi Ulama dan aktivis Islam; ekonomi seharusnya untuk kesejahteraan bersama tetapi justru Gap semakin lebar antara yang kaya dan miskin bahka penguasaan lahan dan aset oleh segelintir kapitalis; kekuasan seharusnya ada di tangan rakyat tetapi malahan dikendalikan oleh sebagaian kecil oligarki dan agenda lainnya. 

Begitu pun G-20 jangan sampai untuk para kapitalis tapi seharusnya untuk rakyat apalagi menggunakan uang rakyat.  

ALLOHU A'lam.



Abdurrahman Anton Minardi 


Pengkaji International Affairs 

Advocate Lembaga Advokasi Umat ANSHORULLAH

Komentar

Postingan Populer