ATUM Institute : Gus AMI Paling Ideal Cawapres Representasi Partai Islam Dan Berbasis Islam
ATUM Institute : Gus AMI Paling Ideal Cawapres Representasi Partai Islam Dan Berbasis Islam
Wardatul Hasanah
(Wakil Direktur ATUM Institute)
Kurang lebih ada 7 Partai Berbasis Massa Islam maupun Partai Berbasis Islam. Berikut nama-namanya sesuai kultur masing-masing
NU
1.PKB
2.PPP
Muhammadiyah
1 Ummat
2. PAN
Tarbiyah/Ikhwanul Muslimin
1.PKS
2.Gelora
Masyumi
1 PBB
Sekurang-kurangnya begitulah pengelompokan 7 Parpol tersebut yaitu PKB,PPP,Gelora (Pecahan PKS), PKS PAN, Ummat (Pecahan PAN) dan PBB.
Diantara Pimpinan 7 tokoh itu yang bergaung namanya sebagai Cawapres adalah Gus Ami. Partai lain seperti PPP, PKS dan PAN lebih suka nama eksternal untuk dimajukan ke Pilpres
Gus AMI sejatinya termasuk Cawapres dari Tokoh Islam yang mampu diterima kalangan Non-Muslim karena PKB sejak awal sudah mendeklare Partai Terbuka. Keterwakilan Ummat di Pilpres hanya di era SBY periode kedua (karena menggandeng Boediono) yang tak jadi. Selain itu jadi yaitu JK ( NU/Alumni HMI) pada 2004 dan 2014 lalu KH.Makruf Amin (NU) 2019 namun perlu digaris bawahi baik JK mapun KH. Makruf Amin bukan representasi Partai Islami. Wakil Parpol Islami hanya di era Hamzah Haz (PPP) Wapres dan Gus Dur (PKB) yang sudah lama sekali tak ada wakil parpol berbasis Islam atau juga berazas Islam sejak lama dan kini pengusungan Cak Imin adalah peluang Tokoh representasi Partai Berbasis Massa Islam lolos. Memang muncul Amien Rais (PAN) dan Hamzah Haz (PPP) pada Pilpres 2004 lalu Hatta Radjasa (PAN) pada Pilpres 2014 namun gagal meraih posisi kemenangan dan lebih parah lagi pada Pemilu 2009 tak ada satupun representasi Partai Islami semuanya malah dukung SBY-Boediono.
Sampai disini kita paham bahwa peluang Kader Partai Berbasis Massa Islam paling berpeluang cuma Cak Imin agar Partai Berbasis Islam diperhitungkan. Jangan sampai malah baik presiden maupun wapres sama-sama berasal dari luar basis kader Parpol berbasis Islam seperti Boediono, JK (Kader GOLKAR) dan KH.Makruf amin (Orang lebih melihat Makruf Amin independen karena setelah keluar dari PKB dia sempat ikut PKNU dan PKNU kini sudah tidak ada).



Komentar
Posting Komentar