Teguh Anantawikrama Ajak Berselancar Melewati Ombak Dashyat Krisis Global 2023
Berselancar Melewati Ombak Dashyat Krisis Global 2023
Ketua Umum Gerakan Nasional UMKM Bangkit Teguh Anantawikrama menyoroti berbagai krisis yang akan menghantam global baik dari sisi ekonomi moneter, sektor pangan, krisis iklim yang menyebabkan aneka gempa dan lain lain
"Soal pangan misalkan mari kita bersatu padu membangun rantai pasok agar kita siap jadi bangsa pemenang"ujar Teguh
Sektor moneter juga perlu diperkuat termasuk dunia perbankan dimana seperti di negara lain banyak negara kolaps banknya sehingga nasabah kesulitan mengambil uang bahkan bisa berujung kriminalisasi terhadap nasabah. Kepastian menyimpan uang di Bank aman dan mudah diambil saat ini dibeberapa negara mengalami keruntuhan kepercayaan bahkan di Indonesia kini banyak Bank yang mempersulit nasabah mengambil uangnya sendiri bahkan tiba tiba terkuras.
Rentetan berbagai krisis kedepan termasuk gelombang PHK besar besaran perlu kerja serius dan gotong royong segenap elemen sebagai satu keluarga dalam satu atap rumah Indonesia untuk menghadapi semua itu
Kesibukan menghadapi Pilpres jangan sampai mengabaikan tantangan yang sudah dirasakan masyarakat eropa.
Pemerintah dan masyarakat pada umumnya harus menjadikan krisis kedepan sebagai undangan untuk menjadi bangsa yang tumbuh bukan kemudian menjadi bagian dari bangsa yang pingsan
Seharusnya kaum UKM tampil dengan bendera solidarity seperti halnya kala dulu hadir Sarekat Dagang Islam yang tampil membela ekonomi kerakyatan akibat tantangan eksternal yang merobohkan bangunan persatuan dan kedaulatan bangsa yang menyengsarakan rakyat
Dengan jaringan media dan kekuatan persaudaraan gerakan nasional UMKM Bangkit kita hidupkan alarm bersama mengantisipasi berbagai tantangan kedepan. Kita hidupkan sense of war untuk sigap menghadapi tantangan dengan langkah yang sistematis, bereaksi secara tepat dan belajar cepat atasi tantangan-tantangan baru khususnya dengan membangun rantai pasok dibidang pangan, sigap pada isu krisis iklim, tangguh atasi krisis moneter dan seterusnya agar keluar menjadi bangsa pemenang bukan bangsa yang larut dalam proses sedang dihabisi


Komentar
Posting Komentar