Revitalisasi Pemuda Muslimin Di Kab/Kota Se-Jatim Suatu Keniscayaan
Seperti diketahui dikutip dari tulisan Ketua SII DPW Sumbar tentang Pemuda Muslimin. ".... Pemuda Muslimin Indonesia Didirikan di Yogyakarta, 25 November 1928 atas kepeloporan tokoh-tokoh Partai Sarekat Islam Indonesia-PSII (sekarang Syarikat Islam Indonesia) yakni Agus Salim, S.M. Kartosuwiryo, A.M. Sangadji, Muhammad Sardjan, Samsuridjal, Abdul Gani, dan Soemadi diinisiasi sebagai jawaban atas keluhan S.M. Kartosuwiryo selepas mengikuti Kongres Pemuda II, bahwa belum ada organisasi kepemudaan yang merepresentasikan kepentingan pemuda Islam.
- Demikian isi tulisannya-
Maka Di Jawa Timur terkait Revitalisasi kepengurusan Pemuda Muslimin Indonesia di Kab/Kota adalah keniscayaan
REVITALISASI Sayap Pemuda PSII di Tiap Kabupaten/Kota di Jawa Timur merupakan suatu keharusan. Hal ini disampaikan Oleh Ketua DPW PSII (Syarikat Islam Indonesia) Jawa Timur Abdullah Amas.
"Kaum Muda SII harus diperbanyak dan salah satu caranya adalah merevitalisasi seluruh Pengurus Cabang sayap pemudanya yaitu Pemuda Muslimin Indonesia di Jawa Timur, seperti PB yang sudah MOU dengan BAWASLU tentu itu perlu kita kawal dengan melakukan aktivisasi PMI di berbagai Kab/Kota di Jatim"tegas Amas
Pemuda Muslimin Indonesia (PMI) harus kokoh mengawal dan memperjuangkan trilogi SII dalam membangun Jawa Timur maka program-program SII Jatim kedepan terkait kepemudaan melalui Pemuda Muslimin Indonesia ditiap Kab/Kota harus dijalankan
Keterangan Gambar : Geliat Organ sayap SI Indonesia di Jatim seperti Gertasii dan SEMMI
Terukur
Ketua DPW PSII Jatim Abdullah Amas menyebut program-program sayap SII termasuk Pemuda Muslimin Indonesia harus benar -benar terukur di tiap Kabupaten/Kota di Jawa Timur.
"Pemuda Muslimin Indonesia harus dibangkitkan lagi di berbagai Kab/Kota, saya selama ini sudah mengajak Sayap SII seperti Gertasii (Gerakan Tani Syarikat Islam Indonesia) dan SEMMI (Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia) Di Jatim maka Insya Allah untuk mengaktifkan kembali Pemuda Muslimin Di sejumlah Kab/Kota Di Jatim sangatlah bisa"tegas Amas
Mulai Bergerak
Bersama F.KSI dan SII Jatim, Forum Simpatisan Pemuda Muslimin Indonesia Se Kab/Kota Di Jatim Adukan Dugaan Korupsi Pendidikan.
F.KSI (Federasi Pekerja Kependidikan Seluruh Indonesia) , Forum Simpatisan Pemuda Muslimin Indonesia Se Kab/Kota di Jatim dan PSII (Syarikat Islam Indonesia) Wilayah Jawa Timur membuka Posko Digital Pengaduan Korupsi Pendidikan (PDPKP) yang mulai bergerak melaporkan sejumlah dugaan Korupsi Pendidikan hal ini disampaikan oleh Humas Tim Posko Pengaduan Digital Korupsi Pendidikan (P2DKP) Wardatul Hasanah.
"Kami baru setor sebagian data dugaan Korupsi terbaru ke Pihak Aparat Penegak Hukum sebagai bagian dari kepedulian kami pada pelayanan pendidikan termasuk misalkan aset sekolah yang dikorup dan seterusnya"ujar Wardah






Komentar
Posting Komentar