Bung Coki Hadiri Launching Kafe Resto "Piye Kabare"


 Tri Joko Susilo Gunting Pita Launching Kafe Resto Piye Kabare


DENGAN Didampingi Pria berseragam Laskar Perisai Berkarya. Tri Joko Susilo S.H menggunting pita launching Kafe And Resto Piye Kabare


Acara penuh dengan hiburan lokal mulai penyambutan hingga di Panggung seperti Pencak Silat dan lainnya


Tampak para sejumlah Tokoh Karawang dan Tokoh Desa Kalihurip di sekitar area Kafe Dan Resto Piye Kabare hadir termasuk Mantan Wakil Bupati Karawany Drs. Acep Jamhuri, Karang Taruna, Perwakilan Pemdes, Tokoh Agama dan lainnya


Kafe Dan Resto Piye Kabare juga menampilkan makanan lokal yang dihidangkan ke hadirin.


Tri Joko Susilo S.H dan Mantan Wakil Bupati Karawang Banyak memuji Soeharto dan Soekarno dalam meletakkan landasan juang Indonesia di Karawang bahkan Soeharto menetapkan Karawang sebagai Kota Industri Nasional.


Mantan Wakil Bupati Karawang dan Koramil juga memuji aksi bela negara dan ketahanan pangan yang digulirkan Tri Joko Susilo dengan menanam jagung yang merupakan bantuan bagi Ketahanan Pangan yang sedang digalakkan Pemerintah


Tekad Tri Joko Susilo


Seperti diketahui PT Timor Putra Nasional melakukan aktivisasi dalam rangka membantu Pemerintah menyerap Tenaga Kerja. Dengan spirit menjaga Pancasila dimana disitu ada nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, permusyawaratan dan keadilan maka perlu implementasi dengan memberdayakan sesama anak bangsa demi teguhnya Pancasila dengan menyerap lapangan tenaga kerja. 




"Membantu Pemerintah melalui program menyerap tenaga kerja juga bagian dari menjaga nilai-nilai Pancasila seperti kemanusiaan, keadilan sosial, persatuan agar mereka tak mudah dimasuki ideologi lain yang amat merusak"ujar Tri Joko Susilo, Direktur PT Timor Putra Nasional




Tak hanya itu disitu juga ada program ketahanan pangan seperti menanam Jagung dan lainnya seperti yang juga menjadi cita-cita Soeharto yaitu Ketahanan Pangan




Tri Joko Susilo juga menyebut bahwa komunukasi dengan warga sekitar termasuk pemerintah seperti Lurah dan sebagainya amat intens demi spirit gotong royong yang digagas oleh Inti dari nilai Pancasila




"Pancasila maknanya juga bahwa PT Timor Putra Nasional adalah Pancasila dan PT Timor Putra Nasional adalah Pancasila, dua kesatuan yang tak terpisahkan dalam upaya sekuat-kuatnya mengakbarkan Prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa sehingga mampu meneguhkan persatuan, keadilan sosial, kemanusiaan dan kebijaksaan penuh hikmat bagi sesama.




Tri Joko Susilo juga menyampaikan salam cinta Keluarga Pak Harto dan Pak Tommy Soeharto bagi warga sekitar


 


"Ketahanan Pangan dan Kemajuan dunia Industri maupun tenaga kerja benar-benar serius dilakukan oleh Pak Tommy Soeharto, sesuai dengan cita-cita Pancasila dan Pak Harto, kami lakukan terus secara sistematis, gradual atau bertahap dan kalau istilah orang adalah tak koyak oleh hujan dan tak lapuh oleh panas, karena tekad kami kerasnya keras dan merahnya merah dalam membangun Bangsa ini melalui dunia usaha yang efeknya juga ada pada ketahanan pangan"tegas Tri Joko Susilo




Tri Joko Susilo juga menyebut Juni adalah Bulan Soekarno dan Bulan Soeharto karena dua pemimpin lahir di Bulan Juni itu sebabnya Juni ini harus jadi momen besar bagi cita-cita Dua Pemimpin Besar untuk meneguhkan Pancasila




"Gelora Bung Karno dan Sistematis serta Keteguhan Soeharto dalam membangun Bangsa terus menerus kita jaga, sepercik demi sepercik lama lama jadi gelombang besar yang menghantam berbagai tantangan internal dan eksternal bangsa, dengan tekad yang berkobar-kobar dan menyala-nyala"tegas Tri Joko Susilo.




Tri Joko Susilo menyebut launching tersebut adalah undangan bagi visi masa depan rakyat agar hari esok yang lebih baik




"Kita akan memupuk terus menerus nilai-nilai Pancasila, Mudah-Mudahan Tuhan Yang Maha Esa terus menerus membantu kita mewujudkan keadilan sosial dan kemanusiaan yang adil dan beradab, oleh sebab itu perlu satu kesatuan gotong royong, satu kata dan perbuatan, satu rasa dan satu azzam untuk menjaga dan bergerak bersama, kata Bung Karno adalah kuat karena bersatu dan bersatu karena kuat, berapa jumlah kita tentu Satu begitu kata Bung Karno. Itu artinya rasa berjumlah satu atau satu kesatuan antara pemerintah, swasta dan rakyat adalah satu kesatuan yang amat pokok"ujar Tri Joko Susilo




Tri Joko Susilo juga mengingatkan musuh kita bukanlah sesama anak bangsa melainkan tantangan dari luar yang harus dihadapi dengan kedaulatan industri dan kedaulatan pangan dimana PT Timor Putra Nasional siap menjadi lokomotif utama agar Indonesia mampu menjadi singa dan rajawali dunia.




"Tentu saja mutlak kita perlu perkuat industri, tekhnologi dan ketahanan pangan agar visi itu terimplementasi secara sistematis agar dengan spirit Pancasila maka Indonesia mampu menjadi konstributor peradaban dunia dimana saat ini dunia semakin terseok-seok oleh aneka tantangan global, dimana Cinta kita yang amat kuat dan mendalam pada Bangsalah menjadi penopang kita bersama dalam mengawal PT Timor Putra Nasional ini, Cita-Cita Besar adalah sumber energi kita"tegasnya




Tri Joko Susilo mengajak semua pihak totalitas dalam mengawal PT Timor Putra Nasional. "Kata Jendral Sudirman, kalau ragu-ragu mundur saja"tegasnya




Tri Joko Susilo mengaku tantangan PT Timor Putra Nasional berat maka sekali layar terkembang pantang putar haluan




"Gelombang dan Hiu sama saja dilautan tetap harus kita lawan, kita akan tertawa didepan banyak tantangan karena pelaut tangguh tidak tercipta dilautan yang tenang, saya kira ini bukan sebatas motivasi tapi keyakinan dan sakinah qolbiyah (kemantapan hati) bahwa kita mampu menerbangkan kembali PT Timor Putra Nasional terbang tinggi ditengah kabut tebal tantangan dunia

Komentar

Postingan Populer