ATUM INSTITUTE MEDIA : Gerindra Juara 1, PKB Juara 3 Di Survey Polmark, PDIP Terpental Ke Posisi 2


 

Awalnya, elektabilitas Gerindra hanya berkisar 11 persen pada Januari, naik menjadi 13 persen, dan kini 15 persen.

Elektabilitas PDIP yang sebelumnya 18 persen, kemudian merosot dan bertahan pada 16,2 persen.


Meskipun PDIP tetap unggul, tetapi tren elektabilitas Gerindra memberikan peluang untuk menggeser partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu ke peringkat kedua.


angka 16,2 persen. Meskipun PDIP tetap unggul, tetapi tren elektabilitas Gerindra memberikan peluang untuk menggeser ke peringkat kedua.


"Artinya, tekad PDIP untuk mencetak hattrick atau menang tiga kali berturut-turut pada Pemilu 2024 mendatang bisa-bisa terancam gagal," ujar Dendik dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (1/8/2023).

Partai lain yang berada di bawah PDIP dan Gerindra juga menunjukkan fluktuasi cukup signifikan. Partai Golkar yang kerap berada pada posisi tiga besar, kini melorot menjadi peringkat kelima dengan elektabilitas 7,6 persen.

PKB menyalip ke peringkat ketiga dengan elektabilitas 8,1 persen, disusul Demokrat 7,6 persen, PSI 6 persen dan PKS 4,3 persen.

“Gerindra berpeluang keluar sebagai partai pemenang Pemilu 2024, sementara Golkar melorot ke peringkat kelima,” katanya.

Hasil Konsolidasi

Konsolidasi sangat giat pasca Prabowo dan Cak Imin menyatakan siap maju Pilpres membuat daya tempur Gerindra dan PKB mendapat oksigen Politik yang luar biasa. Kerja membangun ranting sekaligus performansi yang bagus di Medsos membuat Gerindra dan PKB tampil dashyat bahkan di Tiktok peminat Gerindra nomor satu sedang PKB kemarin juga Gencar membuat Festival Gus Imin.

"Kalau speednya tetap terus seperti ini Gerindra dan PKB bisa tetap di posisi itu di Pemilu 2024 dan kursi DPR otomatis jatuh ke Gerindra"ujar Amas, Direktur Eksekutif ATUM Institute

Komentar

Postingan Populer